
Setelah banjir dan longsor menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, ribuan orang kini bertahan di pengungsian dengan kondisi kesehatan yang terancam terkena penyakit.

Sumber: bbc.com
Ada risiko lain yang diam-diam mengintai para penyintas seperti demam, luka yang terpapar air kotor, anak-anak yang mulai batuk, hingga para lansia yang kehabisan obat rutin. Di tenda darurat, para relawan mulai kekurangan obat-obatan, sementara banyak penyintas datang meminta pertolongan.

Sumber: sumbar.antaranews.com
Seperti yang dirasakan oleh Saleh (45), dia mengeluhkan kondisi kesehatannya setelah empat hari tinggal di posko. Ia mengalami gatal-gatal di sekujur tubuhnya. Saleh berharap tim medis dapat mendatangi posko dan membawa obat-obatan, mereka mengingat sulitnya akses transportasi untuk menuju posko medis yang ada.

Dalam situasi seperti ini, obat adalah harapan. Ia bukan sekadar botol atau tablet, tetapi penyangga hidup yang menjaga para penyintas tetap kuat menghadapi hari-hari sulit. Melalui campaign ini, Sahabat Yatim ingin mengajak masyarakat untuk memastikan para penyintas mendapatkan:
Setiap paket obat yang kita kirimkan adalah perlindungan bagi para penyintas, perlindungan agar rasa sakit tidak berubah menjadi ancaman yang lebih besar.

Sumber: disway.id
Di tengah rasa takut, kehilangan, dan ketidakpastian, bantuan Anda bisa menjadi penerang bagi para korban bencana banjir dan longsor. Salurkan bantuan secara mudah dengan cara:
Mari bersama-sama hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang berjuang melewati masa sulit ini.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik