Tindakan kecil yang kita lakukan dengan bersedekah sangat berharga bagi mereka anak yatim dan dhuafa. Ada harapan-harapan mereka kepada kita.
Dalam suatu hadits yang diriwayatkan Thabrani, Rasulullah SAW bersabda, "Bila engkau ingin agar hati menjadi lembut dan damai serta tercapai hajat (keinginan) engkau, maka sayangilah anak yatim. Usaplah kepalanya, dan berilah ia makanan seperti yang engkau makan. Bila itu engkau lakukan, maka hatimu akan tenang serta lembut dan keinginanmu akan tercapai."
Pesan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam itu merupakan resep untuk memperoleh kelembutan hati. Dalam hal ini, beliau menunjukkan betapa besar faedah menyantuni anak-anak yatim. Rupanya, ibadah itu tak sekadar bernilai sosial, tetapi juga mental-spiritual bagi pelakunya.
Berbuat baik terhadap anak yatim atau piatu bukanlah sekadar turut membantu menyelesaikan lapar dan dahaga sosialnya. Di sisi lain, perbuatan itu merasuk ke dalam batin, menenteramkan hati, dan mendamaikan perasaan orang yang melaksanakannya.
Sedekah kepada yatim dhuafa adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, dengan keutamaan yang luar biasa, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan, kita tidak hanya membantu meringankan beban hidup mereka, tetapi juga membuka pintu kebaikan dan keberkahan bagi diri sendiri.
Besar kecilnya harta yang dikeluarkan berkontribusi dalam merubah tatanan kehidupan sosial dan sangat membantu bagi mereka yang membutuhkan, mari berikan kebahagiaan bagi mereka, dengan memberikan sedekah terbaik anda.