
Di sudut kota Palembang yang mungkin jarang kita perhatikan, ada sosok ibu tua tak lagi mampu berdiri sendiri. Sehari-hari, ia dirawat dengan penuh kasih oleh menantunya—perempuan sederhana yang tak pernah lelah berjuang demi keluarga.

Namanya Bu Ernawati. Ia tengah berjuang melawan stroke yang membuat tubuhnya tak lagi Muda. Untuk duduk pun, kini ia harus dibantu.
Yang setia merawatnya adalah sang menantu—perempuan tangguh yang tak kenal lelah. Setiap hari, ia menyuapi Bu Ernawati dengan penuh kasih. Dalam satu momen haru, Bu Ernawati berkata pelan,
"Makasih yo,, lah ngerawat rawat. Maaf yo mak dak biso bantu..." kata Emak dengan suara Lirih.
Dengan senyum tulus, sang menantu menjawab,
"Yo mak Dak apo-apo,. Doake aku sehat selalu, yo."
Tak hanya merawat, ia juga harus menghidupi mereka berdua. Jangankan untuk berobat, Untuk kebutuhan sehari-hari masih sangat serba berkekurangan.

Ketika tim kami menghampiri dan memberi sedikit bantuan sembako, ia berkata terbatah-batah
"Ya Allah… Alhamdulillah. Terima kasih banyak, nak."
mengingat penyakit stokenya sampai ke syaraf sehingga sulit untuk berbicara.
Kisah Emak Ernawati dan menantunya adalah kisah perjuangan dan cinta yang luar biasa.
Mereka tak meminta belas kasihan—mereka hanya butuh sedikit uluran tangan.
Mari jadi bagian dari harapan mereka.
Bantu ringankan beban Emak Ernawati dan menantunya lewat donasi Anda.
Klik link donasi sekarang. Kebaikanmu sangat berarti.
Salurkan bantuan secara mudah dengan cara :
*Semoga berkenan untuk SHARE / SEBARKAN informasi ini kepada saudara, rekan dan teman teman anda di sosial media. semoga menjadi amal jariyah.
![]()
Belum ada Fundraiser